Dadang M Naser : Anggaran Pilkada Kabupaten Bandung Kali Ini Paling Mahal se-Indonesia

www.wartagaluh.com BANDUNG -  Pemilihan kepala daerah di Indonesia pada tahun 2020 digelar secara serentak untuk daerah-daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021.

Adapun, Bupati Bandung, Dadang M Naser, mengatakan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Bandung disebut yang terbanyak di Pilkada serentak 2020.

Ujungnya, daerah ini paling banyak mengeluarkan dana untuk Pilkada daripada daerah-daerah lain di Indonesia.

Sebagai antisipasi Pilkada digelar saat pandemi Covid-19 belum berakhir, TPS di tiap daerah yang menggelar Pilkada ditambah.

Di Kabupaten Bandung, hampir 6.800 TPS disediakan untuk Pilkada pada 9 Desember mendatang. Jumlah TPS tersebut bertambah dari rencana semula, 5.000.

Dadang menyatakan penambahan ribuan TPS itu menyusul pengurangan jumlah pemilih dalam satu TPS.

"TPS yang mestinya (maksimal) 800 orang (pada masa normal), sekarang dikurangi menjadi 500 orang per TPS (pada masa pandemi Covid-19)," kata Dadang M Naser di kompleks Pemda Kabupaten Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (28/8/2020).

Penambahan jumlah TPS, ucapnya, otomatis berdampak pada pembengkakan anggaran. "Biaya untuk TPS, petugas TPS nambah (per TPS 9 orang), tentu honornya nambah juga," kata Dadang M Naser.

Biaya tambahan juga dibutuhkan untuk memenuhi protokol kesehatan di TPS seperti thermo gun untuk memeriksa suhu tubuh pemilih, hand sanitizer, dan masker untuk petugas.

Menurutnya, anggaran tambahan pun sudah ditransfer ke KPU dan Bawaslu Kabupaten Bandung.

"Anggarannya jadi hampir Rp 140 miliar, antara KPU dan Bawaslu. Ini jadi anggaran terbesar di Indonesia pada Pilkada kali ini karena memang pemilihnya terbesar (banyak)," ucapnya.

Dadang berharap dana besar ini akan sebanding dengan hasil Pilkada nanti.

"Tetap mendorong partisipasi rakyat, agar mereka menggunakan hak pilih untuk menentukan pemimpin yang berkualitas," kata Dadang M Naser.

Di Kabupaten Bandung, sudah ada tiga pasangan bakal calon (balon) yang mencuat. Ada Yena Iskandar Masoem dan Atep yang diusung PDIP dan PAN.

PKB, Nasdem, dan Demokrat mengusung balon Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan. Istri Dadang, Kurnia Agustina menjadi bakal calon bupati berpasangan dengan Usman Sayogi.

Duet Kurnia-Usman didukung Golkar. Kemudian, ada dua partai yang belum menentukan jagoan.

PSK masih mencari rekan koalisi untuk bisa mengusung pasangan balon. Partai ini hanya kurang satu kursi lagi di DPRD.

Wakil Bupati Bandung, Gungun Gunawan, menjadi usungan utama PKS di Pilkada kali ini. Gungun sempat dikabarkan akan didampingi artis Dina Lorenza, kader Demokrat.

Mirip dengan PKS, Gerindra masih menunggu rekomendasi dari dewan pengurus pusa (DPP).

DPC Gerindra Kabupaten Bandung merekomendasikan empat nama ke pusat, yakni Ayep Rukmana, Nuke Nugraha, Feri Radiansyah, dan A Mulyana. Bisa saja DPP Gerindra membuat keputusan lain.

  • Bagikan melalui: