Alasan Pemkot Bandung Buka Tempat Hiburan Meski Belum Diizinkan Ridwan Kamil

www.wartagaluh.com BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, belum memberikan rekomendasi agar tempat hiburan malam dan bioskop untuk dibuka. Alasannya, potensi penyebaran virus masih sangat mungkin terjadi di ruangan tertutup.

Tapi, kini di Kota Bandung sudah ada 27 tempat hiburan malam di antaranya karaoke dan diskotek yang dibuka. Seperti apa tanggapan Pemkot Bandung?

"Saya tidak tahu apa yang dimaksud rekomendasi (yang dikeluarkan Ridwan Kamil), apakah itu sesuatu formal yang memang harus dibuat, kalau kita memaknainya kewenangan ada di kabupaten kota ya, nah ini apa makna dari rekomendasi yang dimaksud itu yang belum saya pahami," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Rabu (2/9/2020).

Meski belum memahami rekomendasi yang dimaksud, menurut Ema Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung dan Jabar selalu berkomunikasi.

"Tapi kalau komunikasi Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 Kota Bandung itu intens, apapun juga selalu koordinasi dengan Gugus Tugas provinsi," ungkapnya.

Menurutnya, sejak dibuka kunjungan ke tempat hiburan malam di Kota Bandung belum terjadi peningkatan.

"Informasi dari Disbudpar dari sisi kunjungan relatif masih sangat sepi, mungkin di malam-malam tertentu di malam Sabtu cukup lumayan," jelasnya.

Ema menambahkan, perekonomian kembali berjalan di sektor hiburan malam meski belum kembali normal.

"Tapi hal positif yang kita dapatkan aura kehidupan ekonomi kembali berjalan, orang kembali bisa punya harapan dengan kembalinya mata pencaharian, ada pendapatan, kan itupun aspek yang harus kita perhatikan," tambahnya.

Sementara untuk bioskop, Ema menyebut belum dibuka tapi pengusaha bioskop sudah memberikan surat pengajuan kepada Disbudpar.

"Bioskop baru pengajuan, kalau ke meja saya (surat pengajuan) belum masuk," pungkasnya.

  • Bagikan melalui: