Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Kota Bandung Tutup Sementara Saat Maulid Nabi Muhammad SAW

www.wartagaluh.com BANDUNG – Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat.

Begitupun, sejumlah tempat hiburan malam di Kota Bandung akan tutup sementara pada hari Kamis 29 Oktober 2020 yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, tempat hiburan malam seperti Pub, karaoke dan diskotik harus tutup meskipun sudah diberikan relaksasi atau izin operasional dari Pemerintah.

"Ya, ada surat edaran yang baru ke luar, karena bertepatan dengan hari besar keagamaan akan ada beberapa tempat hiburan yang kemarin sudah di relaksasi, mulai Kamis 29 Oktober tutup dan bisa dibuka kembali Jumat 30 Oktober 2020," ujar Kenny, saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).

Selama libur cuti bersama, kata dia, tim Gugus Tugas penanganan percepatan Covid-19 Kota Bandung bakal melakukan monitoring di sejumlah area publik dan tempat wisata.

Monitoring perlu dilakukan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dan masyarakat serta wisatawan yang datang ke Bandung merasa aman dari penularan Covid-19.

"Pertama nanti akan kita ingatkan lagi mitra kita dari pariwisata baik itu industri hotel, restoran dan cafe kita untuk protokol kesehatannya, kelengkapan sarana prasarananya, mudah-mudahan ada perhatian juga dari dinas kesehatan untuk rapid test, secara random," ucapnya.

Selain itu, kata Kenny, penerapan protokol kesehatan penting dilakukan agar tidak ada cluster baru setelah libur panjang.

Masyarakat dan pengusaha pariwisata, kata dia, harus aktif mengingatkan jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

"Meskipun nanti banyak kedatangan wisatawan tetap jaga protokol kesehatannya karena kami tidak mau sampai terjadi ada kluster, harus disiplin, wisatawan harus diingatkan dengan cara yang ramah supaya wisatawan merasa nyaman dan diterima di Bandung," katanya.

Kenny mengaku bakal bekerja sama dengan instansi lain dari tim gugus tugas Covid-19 Kota Bandung untuk mematikan protokol kesehatan selama libur panjang nanti tetap berjalan.

  • Bagikan melalui: