Peringatan Sumpah Pemuda, Karang Taruna Ingakan Para Pemuda Bergotong Royong Dan Jangan Egois

www.wartagaluh.com BANDUNG - Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Begitu pula, Karang Taruna Kota Bandung mengajak seluruh masyarakat khususnya para pemuda di seluruh wilayah untuk bergotong royong dan mengesampingkan keegoisan. Hal itu sesuai dengan spirit para pemuda 92 tahun lalu dalam mencanangkan Sumpah Pemuda.

Terlebih lagi saat pandemi Covid-19, bantuan satu sama lain sangat dibutuhkan. Sehingga masyarakat khususnya warga kota Bandung untuk bisa keluar dari kondisi pandemi.

“Maka saya kira dalam konteks ruang dan waktu sekarang tema besar peringatan sumpah pemuda ini adalah bagaimana para pemuda tidak menjadi insan yang egois. Tapi kembali pada akar sejarah bangsa kita yang direfleksikan dalam satu kalimat sederhana adalah Gotong Royong,” ujar Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu 28 Oktober 2020.

Ia pun meminta para pemuda di kewilayahan setempat baik kelurahan maupun kecamatan untuk bahu membahu satu sama lain. Minimal membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.

“Di era pandemi, yang harus dilakukan pemuda adalah membuktikan bahwa dirinya akan keluar dari krisis ini secara terhormat. Dengan cara membawa serta saudara di kanan kiri keluar dari krisis ini bersama,” kata Andri.

Menurutnya, Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 lalu itu terbentuk atas dasar kritisnya para pemuda melihat ketidakadilan dan kesenjangan.

“Kita melihat ketidakadilan, kemisiknan, kesenjangan yang jauh antara yang punya dan tidak punya. Maka hari itu para pemuda mendeklarasikan diri bahwa dia memiliki bangsa, bahasa, dan tanah air satu,” tukasnya

www.hu-pakuan.com BANDUNG - Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Begitu pula, Karang Taruna Kota Bandung mengajak seluruh masyarakat khususnya para pemuda di seluruh wilayah untuk bergotong royong dan mengesampingkan keegoisan. Hal itu sesuai dengan spirit para pemuda 92 tahun lalu dalam mencanangkan Sumpah Pemuda.

Terlebih lagi saat pandemi Covid-19, bantuan satu sama lain sangat dibutuhkan. Sehingga masyarakat khususnya warga kota Bandung untuk bisa keluar dari kondisi pandemi.

“Maka saya kira dalam konteks ruang dan waktu sekarang tema besar peringatan sumpah pemuda ini adalah bagaimana para pemuda tidak menjadi insan yang egois. Tapi kembali pada akar sejarah bangsa kita yang direfleksikan dalam satu kalimat sederhana adalah Gotong Royong,” ujar Ketua Karang Taruna Kota Bandung, Andri Gunawan saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu 28 Oktober 2020.

Ia pun meminta para pemuda di kewilayahan setempat baik kelurahan maupun kecamatan untuk bahu membahu satu sama lain. Minimal membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.

“Di era pandemi, yang harus dilakukan pemuda adalah membuktikan bahwa dirinya akan keluar dari krisis ini secara terhormat. Dengan cara membawa serta saudara di kanan kiri keluar dari krisis ini bersama,” kata Andri.

Menurutnya, Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 lalu itu terbentuk atas dasar kritisnya para pemuda melihat ketidakadilan dan kesenjangan.

“Kita melihat ketidakadilan, kemisiknan, kesenjangan yang jauh antara yang punya dan tidak punya. Maka hari itu para pemuda mendeklarasikan diri bahwa dia memiliki bangsa, bahasa, dan tanah air satu,” tukasnya

  • Bagikan melalui: