Perangi Covid-19 Dapat Teradopsi Bentuk Perjuangan Rakyat Dalam Peristiwa Bandung Lautan Api

www.wartagaluh.com Peristiwa Bandung Lautan Api adalah sejarah milik rakyat Bandung yang akan selalu dikenang, karena merupakan aksi patriotik warga Bandung dalam mempertahankan tanah airnya. Tanggal 24 Maret 1946 adalah momentum saat rakyat bersatu mencegah sekutu dan NICA (Netherlands-Indies Civil Administration) menduduki Bandung. 

 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengatakan, bentuk perjuangan rakyat dalam peristiwa Bandung Lautan Api dapat diadopsi dalam upaya memerangi pandemi Covid-19. 

 Kini, semangat pergerakan rakyat yang bisa menyerap makna peristiwa Bandung Lautan Api yakni kebersatuan warga dalam melakukan disiplin penerapan 5 M agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. 

 Seperti diketahui, penerapan 5 M tersebut yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, menjauhi kerumuman, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. 

 “Sekarang pengorbanan dan perjuangan itu dengan selalu menerapkan 5 M, dalam melawan pandemi Covid-19,” ujarnya, usai Upacara Peringatan Bandung Lautan Api (BLA) di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Rabu (24/3/2021). 

 Dengan saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan, kata Tedy, merupakan bagian dari perjuangan rakyat Bandung saat ini. Termasuk untuk saling mengingatkan agar selalu memakai masker dan menghindari kerumunan. 

 “Sebelumnya ada rasa sungkan atau malu untuk mengingatkan, tapi sekarang itu kita ubah, demi memutus penyebaran Covid-19,” ujarnya. 

 Ia berharap agar jiwa patriotisme yang membuncah pada Peristiwa Bandung Lautan Api dapat menjadi contoh bagi warga Kota Bandung. Dengan demikian semangat tersebut dapat dilestarikan dan disebarkan di tengah masyarakat. 

 “Bandung Lautan Api memiliki nilai patriotisme yang harus kita kobarkan dan sebarkan cukup masif kepada masyarakat Kota Bandung,” katanya. 

 Hal senada disampaikan oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial bahwa perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan pada masa Pandemi Covid-19 ini bisa dilakukan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. 

 “Kami mengajak dengan keikhlasan kepada masyarakat Kota Bandung, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk perjuangan di tengah pandemi,” ujarnya.

  • Bagikan melalui: