Capai Hingga Rp7 T, Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Mau Dihapus Pemerintah

Tangkapan Layar: Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti (Dok. BPJS Kesehatan). (Foto : IrsyadIstw)
JAKARTA -- Kembali, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyatakan tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan yang akan dihapus oleh pemerintah saat ini mencapai hingga Rp7,691 triliun. Dia mengungkapkan proses penghapusan tunggakan tersebut masih dalam proses.
"Ya, tunggakan yang rencana pemutihan ini, sekitar Rp7,691 triliun," ungkapnya dilansir CNN Indonesia, Senin, 13 OKtober 2025.
"Saat ini masih dalam proses. Kalau sudah jadi kebijakannya, BPJS Kesehatan selalu siap," paparnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menuturkan rencana penghapusan semua tunggakan iuran BPJS Kesehatan sedang dipertimbangkan oleh pemerintah. Menurut dia, pemerintah masih mengkaji dan memverifikasi data yang tepat.
"Sedang kami dipelajari dulu, dihitung dulu. Ada rencana seperti itu, namun mohon beri waktu karena ini kan pasti harus dihitung dulu ya. Datanya juga harus diverifikasi, kemudian angka nominalnya juga harus dipertimbangkan fixnya berapa," tutur Prasetyo, pada Kamis (9/10/2025).
Sedangkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum ada intruksi langsung, rencana pemerintah untuk menghapus semua tunggakan BPJS Kesehatan. Purbaya menjelaskan hal itu masih akan didiskusikan pemerintah terlebih dahulu.
"Saya saja masih nanya ke sekjen saya, rupanya saya masih belum dikasih tahu tentang itu. Jadi masih didiskusikan itu permasalahannya, siapa nanti yang akan bayar BPJS Kesehatan," jelas Purbaya via Zoom saat mengisi Media Gathering Kemenkeu 2025 di Novotel Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025).
Purbaya menyatakan akan bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dulu, membahas rencanan penghapusan tunggakan BPJS Kesehatan tersebut.
"Nanti kita akan follow up update begitu saya memperoleh berita lebih akurat atau hasil pertemuan yang lebih jelas dengan Mensesneg," ucap Purbaya.
Rencana penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan pertama kali diungkap Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Dia menyebut tunggakan tersebut mencapai triliunan rupiah.
Penulis/Pewarta: Irsyad
Editor: Irsyad
©2025 WARTAGALUH.COM