Monitoring MPLS, Wakil Wali Kota Bandung Ajak Guru Bentuk Generasi Berkarakter dan Cinta Ilmu

Pendidikan - Rabu, 15 Juli 2026

260721125142-monit.jpeg

BANDUNG, wartagaluh.com – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak seluruh tenaga pendidik menjadikan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) sebagai fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan bagi peserta didik baru. Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi praktik perpeloncoan maupun perundungan dalam pelaksanaan MPLS di sekolah.

Pesan tersebut disampaikan Erwin saat melakukan monitoring pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN 184 Buahbatu dan SDN 069 Cipamokolan Derwati, Rabu, 15 Juli 2026.

Dalam kunjungan pertamanya ke SDN 184 Buahbatu, Erwin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron. Keduanya meninjau langsung kegiatan MPLS, menyapa peserta didik baru, berdialog dengan para guru, serta memastikan pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah berlangsung sesuai prinsip ramah anak.

Menurut Erwin, hari-hari pertama peserta didik di sekolah akan menjadi pengalaman yang membekas. Oleh karena itu, lingkungan belajar harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai.

Ia menekankan bahwa guru merupakan sosok yang memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik melalui keteladanan.

"Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Karena itu guru harus mampu menjaga akhlakul karimah dan memberikan contoh yang baik kepada murid-muridnya. MPLS harus menjadi sarana memperkuat kebersamaan, bukan menjadi ajang perpeloncoan ataupun pembulian. Hal-hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi di sekolah," ujar Erwin.

Ia berharap seluruh tenaga pendidik dapat mendampingi peserta didik baru dengan penuh perhatian sehingga proses adaptasi terhadap lingkungan sekolah berlangsung menyenangkan dan mampu menumbuhkan rasa percaya diri.

Tak hanya menyampaikan arahan kepada guru, Erwin juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar memiliki semangat belajar sejak dini. Menurutnya, ilmu pengetahuan merupakan bekal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Mengutip pesan Rasulullah SAW, Erwin mengingatkan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu dalam kehidupan sehari-hari.

"Anak-anak harus tumbuh menjadi orang yang berilmu, menjadi penuntut ilmu, menjadi pendengar ilmu yang baik, sekaligus menjadi orang yang mencintai ilmu. Kalau empat hal itu dijalankan, insyaallah akan menjadi bekal yang baik bagi masa depan mereka," katanya.

Setelah menyelesaikan kunjungan di SDN 184 Buahbatu, Erwin melanjutkan monitoring ke SDN 069 Cipamokolan Derwati.

Di hadapan para peserta didik baru, ia mengajak mereka menikmati setiap proses MPLS sebagai awal perjalanan pendidikan yang penuh semangat, persahabatan, dan prestasi.

Erwin berharap seluruh siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, mampu bersosialisasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah.

"Semoga melalui MPLS ini kalian menjadi anak-anak yang cerdas, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga saleh dan salehah, tangguh secara sosial, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta memiliki akhlakul karimah," pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa. Ia menilai profesi guru merupakan salah satu profesi paling mulia karena tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan masa depan anak-anak.

Erwin mengajak seluruh pendidik menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ibadah yang akan terus memberikan manfaat.

"Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Mengajarlah dengan niat ibadah dan sedekah. Ilmu yang bermanfaat akan terus mengalir pahalanya, dan ketika berhasil mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, itu menjadi investasi amal yang luar biasa," ungkapnya.

Selain memberikan motivasi kepada guru dan peserta didik, Erwin juga meninjau lingkungan sekolah untuk memastikan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. Kegiatan diakhiri dengan berdialog bersama tenaga pendidik dan berfoto bersama para siswa.

Melalui monitoring tersebut, Pemerintah Kota Bandung kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelaksanaan MPLS yang aman, inklusif, ramah anak, bebas dari perundungan, serta berorientasi pada penguatan karakter. Dengan lingkungan sekolah yang positif sejak hari pertama, diharapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai ilmu pengetahuan, dan siap menjadi penerus pembangunan Kota Bandung.

Penulis/Pewarta: Irsyad
Editor: Irsyad
©WARTAGALUH.COM 2026