Angka Penyebaran COVID-19 di Tasikmalaya Terus Meningkat

www.wartagaluh.com TASIKMALAYA - COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penyakit ini mengakibatkan pandemi koronavirus 2019–2020.

Adapun, angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terus mengalami kenaikan signifikan dalam kurun waktu satu minggu terakhir ini.

Beberapa hari lalu atau pada Kamis, 24 September  2020, tercatat 64 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Akan tetapi jumlahnya terus naik hingga pada Minggu, 27 September  2020 jumlahnya sudah menjadi 75 orang.

Dimana dari 75 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, masih ada 18 orang menjalani perawatan, dinyatakan 54 sembuh dan 3 orang meninggal dunia. 

Sementara untuk kontak erat sebanyak 672 orang, suspek  1595 orang dan probabel 8 orang. Kenaikan yang signifikan ini pun membuat sejumlah warga was was dan khawatir.

Seperti yang diungkapkan Pipit Puspita (34) warga Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjungjaya yang mengaku khawatir atas terus meningkatnya angka Covid-19 di tengah masyarakat. 

Saat ini, ia hanya bisa pasrah dan berikhtiar terus menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah. 

"Peningkatan kasusnya begitu cepat. Bahkan kini katanya sudah ada temuan kasus Covid-19 di Desa Cibanalarik. Saya hanya bisa berdoa dan berharap agar semua disehatkan dan pandemi ini segera berlalu," jelas dia.

Hal senada dikatakan Irawan (34) warga Desa Cipakat Kecamatan Singaparna. Dirinya mengaku merasa khawatir dan was-was saat beraktivitas di luar rumah. 

Terlebih masih banyak sebagian orang yang tidak memperdulikan protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

Kekhawatiran itu, semakin menjadi ketika adanya informasi tentang petugas kesehatan di Puskesmas Singaparna dan sejumlah santri di salah satu pesantren di Singaparna yang terpapar Covid-19. Penularannya pun diketahui begitu cepat dan membuat warga Singaparna cukup panik.

"Pemerintah harus cepat dalam memutus penyebaran Covid-19 ini. Jangan sampai masyarakat terus dihantui oleh penyebaran Covid-19 yang kian hari terus mengalami peningkatan. Anehnya masih banyak warga yang abaikan protokol kesehatan," ujar dia.

  • Bagikan melalui: